Assay
Assay adalah metode atau prosedur pengujian yang digunakan untuk mengukur konsentrasi, aktivitas, atau keberadaan zat tertentu dalam sampel biologis.
Panduan istilah lab, metrologi, kalibrasi, dan penimbangan presisi untuk membantu pengguna memilih alat dan memahami proses kerja laboratorium.
69 istilah ditampilkan
Assay adalah metode atau prosedur pengujian yang digunakan untuk mengukur konsentrasi, aktivitas, atau keberadaan zat tertentu dalam sampel biologis.
Bioteknologi
Bioteknologi adalah penerapan prinsip ilmiah pada organisme hidup untuk menghasilkan produk atau proses baru.
Calibrator adalah bahan referensi dengan konsentrasi analit tertentu yang digunakan untuk menyesuaikan pembacaan alat laboratorium agar hasil tes sesuai standar internasional.
Bahan Kontrol
Control material digunakan untuk memastikan bahwa alat laboratorium dan reagen bekerja dengan benar setiap hari.
DNA adalah molekul yang membawa informasi genetik makhluk hidup.
EDTA adalah antikoagulan yang digunakan pada tabung sampel darah untuk mencegah pembekuan.
Elektroforesis adalah metode pemisahan molekul berdasarkan muatan listrik, digunakan untuk analisis protein, DNA, atau hemoglobin.
Epidermis adalah lapisan terluar kulit yang berfungsi sebagai pelindung tubuh dari lingkungan eksternal.
Asam Folat
Folat adalah vitamin B9 yang penting untuk pembentukan DNA dan sel darah merah.
Saluran Pencernaan
Gastrointestinal tract mencakup organ dari mulut hingga anus yang bertanggung jawab atas pencernaan dan penyerapan makanan.
Tes Genetik
Tes genetik menganalisis DNA untuk mendeteksi mutasi genetik, kelainan kromosom, dan risiko penyakit turunan.
Genotype adalah susunan genetik suatu individu yang menentukan sifat biologis dan kerentanan terhadap penyakit.
Giemsa stain digunakan untuk pewarnaan darah tepi, sumsum tulang, dan sediaan parasit malaria.
Pewarnaan Gram
Gram staining adalah teknik pewarnaan mikrobiologi untuk membedakan bakteri Gram-positif dan Gram-negatif berdasarkan struktur dinding selnya.
Hipoksia
Hipoksia adalah kondisi kekurangan oksigen dalam jaringan tubuh.
Infeksi
Infeksi terjadi saat mikroorganisme patogen masuk dan berkembang biak dalam tubuh.
Analisis Cairan Sendi
Analisis cairan sendi dilakukan untuk menilai kondisi peradangan, infeksi, atau gangguan sendi seperti arthritis dan gout.
Satuan energi dalam Sistem Internasional (SI) yang juga digunakan dalam konteks laboratorium, terutama dalam perhitungan energi panas atau daya alat seperti centrifuge dan incubator.
Kariotipe
Karyotyping adalah analisis kromosom untuk mengidentifikasi kelainan genetik seperti Down Syndrome, Turner Syndrome, atau Klinefelter Syndrome.
Cloning
Kloning dalam konteks bioteknologi adalah proses membuat salinan identik dari DNA, sel, atau organisme.
Dalam analisis protein menggunakan teknik seperti Western Blot, loading control adalah protein referensi yang digunakan untuk memastikan keseragaman jumlah sampel antar jalur.
Lugol’s Solution adalah larutan iodin dan kalium iodida yang digunakan sebagai reagen pewarna dalam pemeriksaan mikroskopik.
Lisis adalah proses penghancuran sel untuk melepaskan isi internalnya seperti DNA, RNA, atau protein.
Teknologi ekstraksi biomolekul berbasis manik magnetik untuk memisahkan DNA/RNA atau protein secara efisien.
Micropipette adalah alat laboratorium presisi tinggi untuk mengukur dan memindahkan volume cairan yang sangat kecil (mikroliter).
Microtome adalah alat untuk memotong irisan jaringan tipis dalam histologi sebelum pewarnaan dan observasi mikroskopik.
Molecular Assay adalah metode deteksi berbasis asam nukleat untuk identifikasi genetik mikroba atau biomarker.
NanoDrop adalah spektrofotometer mikrovolume yang digunakan untuk mengukur konsentrasi dan kemurnian DNA, RNA, dan protein dari sampel sangat kecil (1–2 µL).
Sampel tanpa target analit yang digunakan dalam pengujian untuk memastikan tidak terjadi kontaminasi atau reaksi palsu.
Interaksi tidak spesifik antara molekul yang menyebabkan sinyal palsu atau background tinggi pada assay.
Perbedaan material laboratorium berdasarkan proses sterilisasi dan kebersihannya.
Proses menyamakan konsentrasi DNA/RNA/protein atau sinyal data agar dapat dibandingkan secara valid.
NAAT
Teknik amplifikasi genetik untuk mendeteksi materi genetik mikroorganisme atau biomarker.
Proses isolasi DNA atau RNA dari sampel biologis untuk analisis molekuler.
Fragmen DNA/RNA pendek buatan untuk PCR, qPCR, sequencing, dan hybridization.
Metode verifikasi hasil menggunakan teknologi analisis berbeda untuk memastikan akurasi.
Mikroorganisme penyebab penyakit, termasuk bakteri, virus, jamur, dan parasit.
Teknik amplifikasi DNA yang memungkinkan deteksi materi genetik dalam jumlah sangat kecil.
Pengujian rutin menggunakan kontrol internal untuk memastikan hasil pemeriksaan akurat dan konsisten.
Teknik PCR yang tidak hanya mendeteksi keberadaan DNA tetapi juga mengukur jumlahnya secara real-time.
Analisis untuk mengetahui keberadaan suatu komponen dalam sampel, tanpa mengukur jumlahnya.
Metode pengukuran jumlah atau konsentrasi suatu komponen dalam sampel, baik itu DNA, protein, bakteri, atau zat kimia.
Proses menghentikan reaksi kimia atau fluoresensi secara tiba-tiba.
Pengukuran dan pemantauan proses laboratorium secara langsung, tanpa perlu menunggu akhir reaksi.
Molekul genetik yang berfungsi dalam transkripsi dan ekspresi gen.
Teknik PCR yang mengubah RNA menjadi DNA melalui proses reverse transcription sebelum amplifikasi.
Metode sekuensing DNA klasik berbasis terminasi rantai.
Spektrofotometer
Instrumen analitik yang mengukur intensitas cahaya berdasarkan panjang gelombang untuk menentukan konsentrasi zat dalam sampel.
Pewarnaan
Teknik pewarnaan sel atau jaringan untuk meningkatkan kontras visual pada mikroskop.
Kurva kalibrasi yang digunakan untuk menentukan konsentrasi analit berdasarkan nilai absorbansi, fluoresensi, atau sinyal lainnya.
Cairan jernih yang berada di atas endapan setelah proses sentrifugasi atau pengendapan.
Sistem pengatur suhu pada alat laboratorium seperti inkubator, freezer medis, refrigerator vaksin, biosafety cabinet, dan PCR workstation.
Alat PCR untuk mengatur perubahan suhu yang presisi selama proses amplifikasi DNA.
Media khusus untuk mempertahankan stabilitas sampel mikrobiologi atau virologi selama transportasi ke laboratorium, seperti VTM (Viral Transport Medium) dan media swab bakteriologi.
Buffer kimia yang umum digunakan dalam biologi molekuler untuk menjaga pH stabil pada reaksi enzim DNA/RNA, elektroforesis, dan preparasi sampel.
Air dengan tingkat kemurnian sangat tinggi, bebas ion, mikroba, dan kontaminan organik.
Uji biokimia untuk mendeteksi bakteri penghasil urease, seperti Helicobacter pylori atau Proteus spp.
Instrumen analisis yang menggunakan gelombang ultraviolet untuk mengukur konsentrasi asam nukleat, protein, dan senyawa organik.
Cabang ilmu mikrobiologi yang mempelajari virus dan infeksi virus.
Panjang Gelombang
Jarak antara dua puncak gelombang cahaya yang menentukan warna atau energi cahaya dalam spektrofotometri.
Metode analisis protein yang memisahkan molekul berdasarkan ukuran melalui elektroforesis, kemudian mentransfernya ke membran dan mendeteksi dengan antibodi spesifik.
Meja atau sistem kerja modular yang dirancang khusus untuk proses tertentu di laboratorium, seperti pipetting, PCR preparation, atau data analysis.
Cairan pelarut organik yang digunakan terutama dalam histologi untuk membersihkan, menghilangkan parafin, dan menyiapkan preparat jaringan sebelum pewarnaan mikroskopik.
Kromosom Y
Salah satu kromosom seks yang menentukan jenis kelamin laki-laki.
YAC
Vektor DNA besar berbasis yeast yang digunakan untuk kloning fragmen DNA berukuran besar (hingga >1 Mb).
Tes serologi atau molekuler yang digunakan untuk mendeteksi antibodi atau antigen virus demam kuning (Yellow Fever).
Infeksi yang disebabkan oleh Yersinia enterocolitica, biasanya menyerang saluran pencernaan manusia.
Jumlah atau volume produk yang dihasilkan dari suatu proses laboratorium, seperti isolasi DNA, sintesis protein, atau reaksi kimia.
Protein yang mengandung struktur “zinc finger” untuk mengikat DNA dan mengatur ekspresi gen.
Coba gunakan kata lain seperti “kalibrasi”, “sensor”, “readability”, atau “precision balance”.
Tim Vibra Indonesia dapat membantu memilih analytical balance, precision balance, aksesori kalibrasi, dan solusi pencatatan data sesuai kebutuhan laboratorium Anda.