Analytical Balance
Timbangan Analitik
Timbangan laboratorium dengan ketelitian tinggi, umumnya sampai 0,1 mg atau lebih baik, digunakan untuk penimbangan sampel kecil, standar, reagen, dan bahan analitik yang membutuhkan kestabilan tinggi.
Panduan istilah lab, metrologi, kalibrasi, dan penimbangan presisi untuk membantu pengguna memilih alat dan memahami proses kerja laboratorium.
126 istilah ditampilkan
Timbangan Analitik
Timbangan laboratorium dengan ketelitian tinggi, umumnya sampai 0,1 mg atau lebih baik, digunakan untuk penimbangan sampel kecil, standar, reagen, dan bahan analitik yang membutuhkan kestabilan tinggi.
Timbangan Presisi
Timbangan laboratorium dengan kapasitas lebih besar daripada timbangan analitik dan ketelitian menengah sampai tinggi, cocok untuk preparasi sampel, penimbangan reagen, dan pekerjaan QC harian.
Timbangan mikro untuk mengukur massa sangat kecil pada level mikrogram.
Timbangan antara analytical balance dan microbalance, biasanya digunakan ketika sampel sangat kecil tetapi workflow masih membutuhkan kemudahan operasional laboratorium umum.
Timbangan dengan pan terbuka di bagian atas dan kapasitas relatif besar, digunakan untuk penimbangan bahan, media, sampel besar, atau proses preparasi yang tidak selalu membutuhkan draft...
Alat untuk mengukur kadar air atau kehilangan bobot akibat pemanasan.
Resolusi Timbangan
Nilai perubahan terkecil yang dapat ditampilkan oleh timbangan.
Keterulangan
Kemampuan timbangan menghasilkan pembacaan massa yang konsisten saat beban yang sama ditimbang berulang dalam kondisi yang sama.
Linearitas Timbangan
Kemampuan timbangan menunjukkan hasil yang proporsional dan benar pada beberapa titik beban dari kapasitas rendah sampai mendekati kapasitas maksimum.
Uji Beban Sudut
Pengujian untuk melihat apakah hasil timbangan tetap konsisten ketika beban ditempatkan di berbagai posisi pan, bukan hanya di tengah.
Penyimpangan pembacaan yang terjadi ketika sampel diletakkan di tepi atau sudut pan.
Bobot minimum sampel agar hasil penimbangan masih memenuhi batas ketidakpastian dan toleransi yang ditetapkan laboratorium.
Jumlah sampel minimum yang sebaiknya ditimbang agar hasilnya valid untuk metode atau SOP tertentu, terutama pada analisis kuantitatif.
Kapasitas Timbangan
Beban maksimum yang dapat ditimbang oleh alat tanpa melebihi batas desainnya.
Fungsi untuk mengurangi bobot wadah sehingga pembacaan hanya menunjukkan bobot sampel atau bahan yang ditambahkan.
Fungsi untuk mengembalikan pembacaan timbangan ke titik nol sebelum proses penimbangan dimulai.
Indikator pada display yang menunjukkan bahwa pembacaan massa sudah stabil dan siap dicatat.
Waktu yang dibutuhkan timbangan untuk mencapai pembacaan stabil setelah sampel diletakkan di pan.
Pelindung kaca pada timbangan analitik untuk mengurangi pengaruh aliran udara, debu, dan perubahan tekanan saat menimbang sampel kecil.
Permukaan tempat meletakkan sampel atau wadah saat proses penimbangan.
Indikator gelembung untuk memastikan timbangan berada pada posisi rata.
Kaki penyetel pada timbangan untuk mengatur kerataan alat sebelum digunakan.
Fitur kalibrasi otomatis menggunakan bobot internal di dalam timbangan.
Kalibrasi timbangan menggunakan anak timbangan standar eksternal dengan kelas dan nilai massa yang sesuai.
Anak Timbangan Kalibrasi
Bobot standar yang digunakan untuk kalibrasi, verifikasi, dan pengecekan harian timbangan laboratorium.
Kelas anak timbangan berdasarkan standar metrologi, seperti E1, E2, F1, F2, M1, dan lainnya.
Ketertelusuran
Kemampuan menghubungkan hasil pengukuran ke standar acuan melalui rantai kalibrasi yang terdokumentasi.
Ketidakpastian Pengukuran
Estimasi rentang nilai yang mungkin menyertai hasil pengukuran.
Toleransi
Batas penyimpangan yang masih dapat diterima dalam proses pengukuran atau kalibrasi.
Penyetelan Timbangan
Proses menyesuaikan pembacaan timbangan agar sesuai dengan standar massa referensi.
Verifikasi Timbangan
Pemeriksaan untuk memastikan timbangan masih memenuhi kriteria performa yang ditetapkan sebelum digunakan dalam pekerjaan rutin.
Pengecekan harian timbangan menggunakan anak timbangan standar untuk memastikan alat siap digunakan sebelum proses analisis.
PQ
Pengujian untuk memastikan timbangan bekerja sesuai kebutuhan operasional nyata di laboratorium pengguna.
IQ
Dokumentasi bahwa timbangan dipasang sesuai persyaratan instalasi, termasuk lokasi, listrik, lingkungan, dan kelengkapan alat.
Pengujian fungsi timbangan untuk memastikan semua fitur utama seperti zero, tare, kalibrasi, dan display bekerja sesuai spesifikasi.
Rangkaian proses untuk memastikan alat ukur memenuhi kebutuhan metrologi, meliputi kalibrasi, verifikasi, evaluasi hasil, dan dokumentasi.
Sertifikat Kalibrasi
Dokumen yang mencatat hasil kalibrasi, nilai koreksi, ketidakpastian, standar acuan, dan informasi identitas alat.
Jasa kalibrasi timbangan untuk memastikan hasil penimbangan sesuai standar, terdokumentasi, dan dapat ditelusuri.
Perawatan berkala untuk menjaga kondisi mekanik, elektronik, kebersihan, dan kestabilan timbangan laboratorium.
Prinsip sensor timbangan presisi tinggi yang menyeimbangkan gaya berat sampel dengan gaya elektromagnetik untuk menghasilkan pembacaan sangat akurat.
Teknologi sensor berbasis getaran garpu tala yang memberikan pembacaan massa stabil, respons cepat, dan ketahanan baik terhadap penggunaan harian.
Sensor beban yang mengubah perubahan regangan mekanik menjadi sinyal listrik.
Sel timbang presisi yang dibuat dari satu blok material untuk meningkatkan stabilitas mekanik dan performa pengukuran.
Perubahan pembacaan akibat perubahan suhu lingkungan atau suhu internal alat.
Pengaruh kelembapan terhadap sampel higroskopis, stabilitas massa, dan komponen elektronik timbangan.
Listrik Statis
Muatan listrik pada sampel atau wadah yang dapat menarik atau menolak pan, menyebabkan pembacaan massa tidak stabil.
Perangkat untuk menetralisir listrik statis pada sampel, wadah, atau area penimbangan agar hasil lebih stabil.
Aliran Udara
Gangguan dari hembusan udara, AC, pintu terbuka, atau pergerakan operator yang dapat membuat pembacaan timbangan tidak stabil.
Getaran dari meja, lantai, mesin, atau aktivitas sekitar yang dapat mengganggu kestabilan hasil timbangan.
Meja khusus untuk meredam getaran saat menggunakan timbangan analitik, microbalance, atau alat presisi tinggi lainnya.
Ruang khusus penimbangan dengan pengendalian aliran udara, suhu, kelembapan, kebersihan, dan getaran untuk hasil lebih konsisten.
Penentuan lokasi penempatan timbangan agar jauh dari aliran udara, panas, getaran, pintu, jendela, dan sumber gangguan elektromagnetik.
Waktu pemanasan alat setelah dinyalakan agar sistem elektronik dan sensor mencapai kondisi stabil sebelum digunakan.
Fitur perlindungan untuk mencegah kerusakan sensor ketika beban yang diletakkan melebihi kapasitas timbangan.
Fitur penimbangan dari bawah timbangan, berguna untuk sampel besar, pengukuran densitas, atau material yang sulit diletakkan di pan.
Aksesori timbangan untuk menentukan massa jenis padatan atau cairan berdasarkan prinsip penimbangan di udara dan di dalam cairan.
Koreksi akibat gaya apung udara yang memengaruhi hasil massa, terutama pada penimbangan presisi tinggi dan kalibrasi massa.
Metode menimbang sampel langsung di wadah atau pan setelah fungsi zero atau tare dilakukan.
Metode menimbang perubahan massa sebelum dan sesudah proses, misalnya pengeringan, pemanasan, atau ekstraksi.
Metode membandingkan sampel dengan standar massa untuk mendapatkan hasil lebih teliti.
Teknik menimbang selisih bobot wadah sebelum dan sesudah bahan dipindahkan.
Mode timbangan untuk menghitung persentase massa sampel terhadap massa referensi.
Mode timbangan untuk menghitung jumlah benda berdasarkan berat rata-rata satu unit.
Mode penimbangan untuk memeriksa apakah bobot berada di bawah, sesuai, atau di atas batas target.
Mode atau proses penimbangan beberapa komponen sesuai formula, sering digunakan pada farmasi, kosmetik, pangan, dan riset produk.
Penimbangan berdasarkan resep/formula yang mengatur urutan bahan, target bobot, toleransi, dan dokumentasi hasil.
Metode kalibrasi pipet dengan menimbang air yang dikeluarkan pipet, lalu mengonversi massa menjadi volume berdasarkan densitas air.
Pendekatan pengukuran volume berdasarkan massa dan densitas, umum digunakan untuk validasi volume pipet atau dispenser.
LOD
Metode menentukan kehilangan bobot setelah pemanasan, umumnya digunakan untuk estimasi kadar air atau volatil pada sampel.
Persentase kandungan air dalam sampel, biasanya dianalisis dengan moisture analyzer atau metode oven gravimetri.
Sampel yang mudah menyerap uap air dari udara sehingga massanya cepat berubah saat proses penimbangan.
Sampel yang mudah menguap dan dapat mengalami penurunan massa saat dibiarkan terbuka.
Sampel bermuatan magnetik yang dapat memengaruhi pembacaan timbangan, terutama pada timbangan dengan sensor elektromagnetik.
Sampel atau wadah yang mudah menghasilkan listrik statis dan menyebabkan pembacaan timbangan fluktuatif.
Kertas khusus untuk menimbang sampel padat agar tidak menempel langsung pada pan dan memudahkan pemindahan bahan.
Wadah kecil sekali pakai untuk menimbang serbuk, granul, atau bahan kimia padat.
Aksesori berbentuk corong untuk menimbang dan memindahkan serbuk ke labu ukur atau wadah sempit.
Botol kecil bertutup yang digunakan untuk menimbang sampel higroskopis, mudah menguap, atau bahan yang perlu dilindungi dari udara.
Wadah tertutup berisi desikan untuk menjaga sampel tetap kering sebelum atau sesudah penimbangan.
Bahan penyerap kelembapan seperti silica gel yang digunakan dalam desiccator atau kemasan bahan sensitif air.
Bobot wadah sampel yang harus dikontrol, ditara, atau dicatat agar hasil penimbangan bersih dapat dihitung benar.
Bobot total sampel beserta wadah atau kemasannya.
Bobot bersih sampel setelah bobot wadah dikurangi.
Satuan yang digunakan dalam penimbangan seperti gram, milligram, microgram, carat, ounce, atau unit khusus sesuai aplikasi.
Satuan massa dasar yang paling umum digunakan dalam timbangan laboratorium.
mg
Satuan massa setara 0,001 gram yang sering digunakan dalam penimbangan bahan kimia dan sampel kecil.
µg
Satuan massa setara satu per sejuta gram, digunakan pada microbalance dan aplikasi analisis sangat sensitif.
Satuan massa yang sering digunakan untuk batu permata dan material kecil tertentu.
Port komunikasi serial yang sering digunakan untuk mengirim data timbangan ke printer, komputer, atau software pencatatan.
Koneksi timbangan ke komputer untuk transfer data, pencatatan otomatis, atau integrasi dengan software laboratorium.
Koneksi jaringan untuk integrasi timbangan ke sistem data laboratorium, LIMS, atau komputer dalam jaringan internal.
Format output data yang mendukung pencatatan identitas alat, tanggal, waktu, hasil, dan informasi kalibrasi untuk kebutuhan dokumentasi mutu.
Printer khusus untuk mencetak hasil penimbangan, nomor sampel, tanggal, waktu, dan informasi operator.
Sistem pencatat data penimbangan secara otomatis untuk mengurangi kesalahan pencatatan manual dan meningkatkan traceability.
Riwayat aktivitas yang merekam perubahan, kalibrasi, hasil, atau akses pengguna untuk mendukung integritas data.
Fitur pengaturan hak akses operator, supervisor, dan admin pada timbangan atau software penimbangan.
Integrasi barcode pada proses penimbangan untuk memastikan identitas sampel, batch, atau bahan tidak tertukar.
Integrasi timbangan dengan Laboratory Information Management System agar data massa masuk otomatis ke sistem laboratorium.
Software untuk membaca, menyimpan, mencetak, dan mengintegrasikan data timbangan ke Excel, LIMS, ERP, atau database internal.
Solusi pencatatan data timbangan dari port serial RS-232 langsung ke Excel untuk mengurangi input manual.
Kesiapan sistem data untuk mendukung kontrol akses, audit trail, tanda tangan elektronik, dan integritas data pada lingkungan teregulasi.
Prinsip memastikan data penimbangan lengkap, konsisten, akurat, tertelusur, dan tidak mudah dimanipulasi.
Prinsip integritas data yang menekankan data harus attributable, legible, contemporaneous, original, accurate, complete, consistent, enduring, dan available.
Instrumen presisi untuk membandingkan massa standar dan massa uji, digunakan pada laboratorium kalibrasi massa.
Kemampuan timbangan merespons perubahan massa kecil.
Perubahan sensitivitas timbangan dari waktu ke waktu akibat faktor suhu, usia alat, atau kondisi lingkungan.
Perubahan pembacaan nol secara perlahan saat timbangan tidak diberi beban.
Jadwal atau rentang waktu antar kalibrasi timbangan berdasarkan risiko penggunaan, frekuensi kerja, dan persyaratan mutu.
Jadwal perawatan alat untuk menjaga timbangan tetap bersih, stabil, dan sesuai performa operasional.
Prosedur membersihkan timbangan, pan, draft shield, dan area sekitar untuk mencegah kontaminasi dan menjaga kestabilan pembacaan.
Dokumen prosedur penggunaan timbangan yang mencakup persiapan alat, pengecekan, penimbangan, pencatatan, pembersihan, dan tindakan bila terjadi penyimpangan.
Catatan penggunaan, pengecekan, kalibrasi, perawatan, dan anomali timbangan yang digunakan untuk audit dan traceability.
Kesalahan hasil penimbangan yang dapat berasal dari alat, operator, lingkungan, sampel, atau metode.
Kesalahan akibat cara operator meletakkan sampel, membaca display, tidak menunggu stabil, salah tara, atau salah mencatat data.
Kesalahan hasil karena sampel menguap selama proses penimbangan.
Kontaminasi yang terjadi saat penimbangan akibat pan kotor, wadah tidak sesuai, serbuk tercecer, atau alat bantu yang tidak bersih.
Sisa bahan dari penimbangan sebelumnya yang tertinggal di pan, spatula, atau wadah sehingga memengaruhi sampel berikutnya.
Gangguan penimbangan akibat alat bermagnet atau medan magnet di sekitar timbangan.
Gangguan dari aliran AC yang menyebabkan display timbangan analitik sulit stabil.
Getaran dari mesin produksi, kompresor, atau aktivitas lantai yang dapat mengganggu timbangan presisi di laboratorium QC.
Aplikasi penimbangan pada laboratorium QC farmasi untuk standar, bahan baku, sampel antara, produk jadi, dan validasi metode.
Aplikasi penimbangan untuk sampel pangan, kadar air, formulasi, uji mutu, dan persiapan reagen.
Aplikasi penimbangan bahan kimia, standar primer, larutan stok, dan sampel reaksi dengan kebutuhan akurasi dan keselamatan tinggi.
Aplikasi timbangan untuk praktikum, demonstrasi pengukuran massa, dan pembelajaran dasar kimia/fisika.
Aplikasi timbangan untuk riset material, biologi, farmasi, dan analisis eksperimental yang membutuhkan data massa konsisten.
Aplikasi khusus untuk pembandingan massa, kalibrasi anak timbangan, dan validasi alat ukur massa.
Coba gunakan kata lain seperti “kalibrasi”, “sensor”, “readability”, atau “precision balance”.
Tim Vibra Indonesia dapat membantu memilih analytical balance, precision balance, aksesori kalibrasi, dan solusi pencatatan data sesuai kebutuhan laboratorium Anda.