Vibra Indonesia Lab Glossary

Kamus Istilah Laboratorium & Timbangan Lab

Panduan istilah lab, metrologi, kalibrasi, dan penimbangan presisi untuk membantu pengguna memilih alat dan memahami proses kerja laboratorium.

498Istilah
126Timbangan Lab
13Kategori
Kategori

Jelajahi berdasarkan area laboratorium

Semua istilah
Timbangan Lab & Metrologi Istilah seputar timbangan laboratorium, sensor, kalibrasi, verifikasi, akurasi, dan workflow penimbangan. 126 istilah Biokimia Klinik Istilah parameter kimia klinik, enzim, metabolit, elektrolit, dan pemeriksaan fungsi organ. 116 istilah Biologi Molekuler Istilah terkait DNA/RNA, PCR, sekuensing, amplifikasi, dan analisis biomolekuler. 69 istilah Data & Otomasi Lab Istilah otomatisasi laboratorium, integrasi data, LIMS, workflow digital, dan traceability. 2 istilah Hematologi & Koagulasi Istilah pemeriksaan darah, sel darah, hemoglobin, hemostasis, dan pembekuan. 30 istilah Imunologi & Diagnostik Istilah antigen, antibodi, immunoassay, rapid test, serologi, dan diagnostik in vitro. 16 istilah Instrumentasi Lab Istilah alat laboratorium seperti analyzer, centrifuge, mikroskop, incubator, dan instrumen optik. 14 istilah Istilah Umum Laboratorium Istilah umum yang sering muncul dalam operasional, edukasi, dan komunikasi laboratorium. 28 istilah Keselamatan & Limbah Lab Istilah keselamatan kerja, APD, desinfeksi, limbah, dan bahan berisiko. 3 istilah Kimia Analitik Istilah analisis kimia, titrasi, kromatografi, spektrometri, larutan, buffer, dan pelarut. 7 istilah Mikrobiologi & Biosafety Istilah kultur mikroba, biosafety, sterilisasi, patogen, dan pengendalian kontaminasi. 47 istilah Quality Control & Validasi Istilah QC, QA, validasi metode, kalibrasi, kontrol, standar, dan performa analitik. 21 istilah Sample Handling & Preparasi Istilah pengambilan sampel, preparasi, penyimpanan, transportasi, pengenceran, dan labware. 19 istilah
Daftar Istilah

Istilah Timbangan Lab & Metrologi

126 istilah ditampilkan

A
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Analytical Balance

Timbangan Analitik

Timbangan laboratorium dengan ketelitian tinggi, umumnya sampai 0,1 mg atau lebih baik, digunakan untuk penimbangan sampel kecil, standar, reagen, dan bahan analitik yang membutuhkan kestabilan tinggi.

Baca penjelasan analytical balance timbangan lab
P
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Precision Balance

Timbangan Presisi

Timbangan laboratorium dengan kapasitas lebih besar daripada timbangan analitik dan ketelitian menengah sampai tinggi, cocok untuk preparasi sampel, penimbangan reagen, dan pekerjaan QC harian.

Baca penjelasan precision balance timbangan lab
M
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Microbalance

Timbangan mikro untuk mengukur massa sangat kecil pada level mikrogram.

Baca penjelasan microbalance timbangan lab
S
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Semi-Micro Balance

Timbangan antara analytical balance dan microbalance, biasanya digunakan ketika sampel sangat kecil tetapi workflow masih membutuhkan kemudahan operasional laboratorium umum.

Baca penjelasan semi-micro balance timbangan lab
T
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Top Loading Balance

Timbangan dengan pan terbuka di bagian atas dan kapasitas relatif besar, digunakan untuk penimbangan bahan, media, sampel besar, atau proses preparasi yang tidak selalu membutuhkan draft...

Baca penjelasan top loading balance timbangan lab
M
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Moisture Analyzer

Alat untuk mengukur kadar air atau kehilangan bobot akibat pemanasan.

Baca penjelasan moisture analyzer timbangan lab
R
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Readability

Resolusi Timbangan

Nilai perubahan terkecil yang dapat ditampilkan oleh timbangan.

Baca penjelasan readability timbangan lab
R
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Repeatability

Keterulangan

Kemampuan timbangan menghasilkan pembacaan massa yang konsisten saat beban yang sama ditimbang berulang dalam kondisi yang sama.

Baca penjelasan repeatability timbangan lab
L
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Linearity

Linearitas Timbangan

Kemampuan timbangan menunjukkan hasil yang proporsional dan benar pada beberapa titik beban dari kapasitas rendah sampai mendekati kapasitas maksimum.

Baca penjelasan linearity timbangan lab
E
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Eccentricity Test

Uji Beban Sudut

Pengujian untuk melihat apakah hasil timbangan tetap konsisten ketika beban ditempatkan di berbagai posisi pan, bukan hanya di tengah.

Baca penjelasan eccentricity test timbangan lab
C
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Corner Load Error

Penyimpangan pembacaan yang terjadi ketika sampel diletakkan di tepi atau sudut pan.

Baca penjelasan corner load error timbangan lab
M
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Minimum Weight

Bobot minimum sampel agar hasil penimbangan masih memenuhi batas ketidakpastian dan toleransi yang ditetapkan laboratorium.

Baca penjelasan minimum weight timbangan lab
M
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Minimum Sample Weight

Jumlah sampel minimum yang sebaiknya ditimbang agar hasilnya valid untuk metode atau SOP tertentu, terutama pada analisis kuantitatif.

Baca penjelasan minimum sample weight timbangan lab
C
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Capacity

Kapasitas Timbangan

Beban maksimum yang dapat ditimbang oleh alat tanpa melebihi batas desainnya.

Baca penjelasan capacity timbangan lab
T
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Tare

Fungsi untuk mengurangi bobot wadah sehingga pembacaan hanya menunjukkan bobot sampel atau bahan yang ditambahkan.

Baca penjelasan tare timbangan lab
Z
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Zero Function

Fungsi untuk mengembalikan pembacaan timbangan ke titik nol sebelum proses penimbangan dimulai.

Baca penjelasan zero function timbangan lab
S
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Stability Indicator

Indikator pada display yang menunjukkan bahwa pembacaan massa sudah stabil dan siap dicatat.

Baca penjelasan stability indicator timbangan lab
S
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Settling Time

Waktu yang dibutuhkan timbangan untuk mencapai pembacaan stabil setelah sampel diletakkan di pan.

Baca penjelasan settling time timbangan lab
D
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Draft Shield

Pelindung kaca pada timbangan analitik untuk mengurangi pengaruh aliran udara, debu, dan perubahan tekanan saat menimbang sampel kecil.

Baca penjelasan draft shield timbangan lab
W
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Weighing Pan

Permukaan tempat meletakkan sampel atau wadah saat proses penimbangan.

Baca penjelasan weighing pan timbangan lab
L
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Leveling Bubble

Indikator gelembung untuk memastikan timbangan berada pada posisi rata.

Baca penjelasan leveling bubble timbangan lab
L
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Leveling Feet

Kaki penyetel pada timbangan untuk mengatur kerataan alat sebelum digunakan.

Baca penjelasan leveling feet timbangan lab
I
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Internal Calibration

Fitur kalibrasi otomatis menggunakan bobot internal di dalam timbangan.

Baca penjelasan internal calibration timbangan lab
E
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

External Calibration

Kalibrasi timbangan menggunakan anak timbangan standar eksternal dengan kelas dan nilai massa yang sesuai.

Baca penjelasan external calibration timbangan lab
C
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Calibration Weight

Anak Timbangan Kalibrasi

Bobot standar yang digunakan untuk kalibrasi, verifikasi, dan pengecekan harian timbangan laboratorium.

Baca penjelasan calibration weight timbangan lab
O
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

OIML Weight Class

Kelas anak timbangan berdasarkan standar metrologi, seperti E1, E2, F1, F2, M1, dan lainnya.

Baca penjelasan oiml weight class timbangan lab
T
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Traceability

Ketertelusuran

Kemampuan menghubungkan hasil pengukuran ke standar acuan melalui rantai kalibrasi yang terdokumentasi.

Baca penjelasan traceability timbangan lab
M
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Measurement Uncertainty

Ketidakpastian Pengukuran

Estimasi rentang nilai yang mungkin menyertai hasil pengukuran.

Baca penjelasan measurement uncertainty timbangan lab
T
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Tolerance

Toleransi

Batas penyimpangan yang masih dapat diterima dalam proses pengukuran atau kalibrasi.

Baca penjelasan tolerance timbangan lab
A
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Adjustment

Penyetelan Timbangan

Proses menyesuaikan pembacaan timbangan agar sesuai dengan standar massa referensi.

Baca penjelasan adjustment timbangan lab
V
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Verification

Verifikasi Timbangan

Pemeriksaan untuk memastikan timbangan masih memenuhi kriteria performa yang ditetapkan sebelum digunakan dalam pekerjaan rutin.

Baca penjelasan verification timbangan lab
D
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Daily Balance Check

Pengecekan harian timbangan menggunakan anak timbangan standar untuk memastikan alat siap digunakan sebelum proses analisis.

Baca penjelasan daily balance timbangan lab check
P
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Performance Qualification

PQ

Pengujian untuk memastikan timbangan bekerja sesuai kebutuhan operasional nyata di laboratorium pengguna.

Baca penjelasan performance qualification timbangan lab
I
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Installation Qualification

IQ

Dokumentasi bahwa timbangan dipasang sesuai persyaratan instalasi, termasuk lokasi, listrik, lingkungan, dan kelengkapan alat.

Baca penjelasan installation qualification timbangan lab
M
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Metrological Confirmation

Rangkaian proses untuk memastikan alat ukur memenuhi kebutuhan metrologi, meliputi kalibrasi, verifikasi, evaluasi hasil, dan dokumentasi.

Baca penjelasan metrological confirmation timbangan lab
C
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Calibration Certificate

Sertifikat Kalibrasi

Dokumen yang mencatat hasil kalibrasi, nilai koreksi, ketidakpastian, standar acuan, dan informasi identitas alat.

Baca penjelasan calibration certificate timbangan lab
B
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Balance Calibration Service

Jasa kalibrasi timbangan untuk memastikan hasil penimbangan sesuai standar, terdokumentasi, dan dapat ditelusuri.

Baca penjelasan balance timbangan lab calibration service
P
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Preventive Maintenance Timbangan

Perawatan berkala untuk menjaga kondisi mekanik, elektronik, kebersihan, dan kestabilan timbangan laboratorium.

Baca penjelasan preventive maintenance timbangan
E
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Electromagnetic Force Compensation

Prinsip sensor timbangan presisi tinggi yang menyeimbangkan gaya berat sampel dengan gaya elektromagnetik untuk menghasilkan pembacaan sangat akurat.

Baca penjelasan electromagnetic force compensation timbangan lab
T
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Tuning Fork Sensor

Teknologi sensor berbasis getaran garpu tala yang memberikan pembacaan massa stabil, respons cepat, dan ketahanan baik terhadap penggunaan harian.

Baca penjelasan tuning fork sensor timbangan lab
S
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Strain Gauge Load Cell

Sensor beban yang mengubah perubahan regangan mekanik menjadi sinyal listrik.

Baca penjelasan strain gauge load cell timbangan lab
M
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Monobloc Weighing Cell

Sel timbang presisi yang dibuat dari satu blok material untuk meningkatkan stabilitas mekanik dan performa pengukuran.

Baca penjelasan monobloc weighing cell timbangan lab
T
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Temperature Drift

Perubahan pembacaan akibat perubahan suhu lingkungan atau suhu internal alat.

Baca penjelasan temperature drift timbangan lab
H
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Humidity Effect

Pengaruh kelembapan terhadap sampel higroskopis, stabilitas massa, dan komponen elektronik timbangan.

Baca penjelasan humidity effect timbangan lab
S
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Static Electricity

Listrik Statis

Muatan listrik pada sampel atau wadah yang dapat menarik atau menolak pan, menyebabkan pembacaan massa tidak stabil.

Baca penjelasan static electricity timbangan lab
A
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Anti-Static Ionizer

Perangkat untuk menetralisir listrik statis pada sampel, wadah, atau area penimbangan agar hasil lebih stabil.

Baca penjelasan anti-static ionizer timbangan lab
A
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Air Draft

Aliran Udara

Gangguan dari hembusan udara, AC, pintu terbuka, atau pergerakan operator yang dapat membuat pembacaan timbangan tidak stabil.

Baca penjelasan air draft timbangan lab
V
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Vibration Effect

Getaran dari meja, lantai, mesin, atau aktivitas sekitar yang dapat mengganggu kestabilan hasil timbangan.

Baca penjelasan vibration effect timbangan lab
A
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Anti-Vibration Table

Meja khusus untuk meredam getaran saat menggunakan timbangan analitik, microbalance, atau alat presisi tinggi lainnya.

Baca penjelasan anti-vibration table timbangan lab
W
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Weighing Room

Ruang khusus penimbangan dengan pengendalian aliran udara, suhu, kelembapan, kebersihan, dan getaran untuk hasil lebih konsisten.

Baca penjelasan weighing room timbangan lab
B
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Balance Placement

Penentuan lokasi penempatan timbangan agar jauh dari aliran udara, panas, getaran, pintu, jendela, dan sumber gangguan elektromagnetik.

Baca penjelasan balance timbangan lab placement
W
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Warm-Up Time

Waktu pemanasan alat setelah dinyalakan agar sistem elektronik dan sensor mencapai kondisi stabil sebelum digunakan.

Baca penjelasan warm-up time timbangan lab
O
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Overload Protection

Fitur perlindungan untuk mencegah kerusakan sensor ketika beban yang diletakkan melebihi kapasitas timbangan.

Baca penjelasan overload protection timbangan lab
U
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Underhook Weighing

Fitur penimbangan dari bawah timbangan, berguna untuk sampel besar, pengukuran densitas, atau material yang sulit diletakkan di pan.

Baca penjelasan underhook weighing timbangan lab
D
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Density Determination Kit

Aksesori timbangan untuk menentukan massa jenis padatan atau cairan berdasarkan prinsip penimbangan di udara dan di dalam cairan.

Baca penjelasan density determination kit timbangan lab
B
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Buoyancy Correction

Koreksi akibat gaya apung udara yang memengaruhi hasil massa, terutama pada penimbangan presisi tinggi dan kalibrasi massa.

Baca penjelasan buoyancy correction timbangan lab
D
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Direct Weighing

Metode menimbang sampel langsung di wadah atau pan setelah fungsi zero atau tare dilakukan.

Baca penjelasan direct weighing timbangan lab
D
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Differential Weighing

Metode menimbang perubahan massa sebelum dan sesudah proses, misalnya pengeringan, pemanasan, atau ekstraksi.

Baca penjelasan differential weighing timbangan lab
C
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Comparison Weighing

Metode membandingkan sampel dengan standar massa untuk mendapatkan hasil lebih teliti.

Baca penjelasan comparison weighing timbangan lab
W
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Weighing by Difference

Teknik menimbang selisih bobot wadah sebelum dan sesudah bahan dipindahkan.

Baca penjelasan weighing by difference timbangan lab
P
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Percent Weighing

Mode timbangan untuk menghitung persentase massa sampel terhadap massa referensi.

Baca penjelasan percent weighing timbangan lab
P
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Piece Counting

Mode timbangan untuk menghitung jumlah benda berdasarkan berat rata-rata satu unit.

Baca penjelasan piece counting timbangan lab
C
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Checkweighing

Mode penimbangan untuk memeriksa apakah bobot berada di bawah, sesuai, atau di atas batas target.

Baca penjelasan checkweighing timbangan lab
F
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Formulation Weighing

Mode atau proses penimbangan beberapa komponen sesuai formula, sering digunakan pada farmasi, kosmetik, pangan, dan riset produk.

Baca penjelasan formulation weighing timbangan lab
R
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Recipe Weighing

Penimbangan berdasarkan resep/formula yang mengatur urutan bahan, target bobot, toleransi, dan dokumentasi hasil.

Baca penjelasan recipe weighing timbangan lab
P
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Pipette Calibration by Gravimetric Method

Metode kalibrasi pipet dengan menimbang air yang dikeluarkan pipet, lalu mengonversi massa menjadi volume berdasarkan densitas air.

Baca penjelasan pipette calibration by gravimetric method timbangan lab
V
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Volumetric Weighing

Pendekatan pengukuran volume berdasarkan massa dan densitas, umum digunakan untuk validasi volume pipet atau dispenser.

Baca penjelasan volumetric weighing timbangan lab
L
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Loss on Drying

LOD

Metode menentukan kehilangan bobot setelah pemanasan, umumnya digunakan untuk estimasi kadar air atau volatil pada sampel.

Baca penjelasan loss on drying timbangan lab
M
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Moisture Content

Persentase kandungan air dalam sampel, biasanya dianalisis dengan moisture analyzer atau metode oven gravimetri.

Baca penjelasan moisture content timbangan lab
H
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Hygroscopic Sample

Sampel yang mudah menyerap uap air dari udara sehingga massanya cepat berubah saat proses penimbangan.

Baca penjelasan hygroscopic sample timbangan lab
V
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Volatile Sample

Sampel yang mudah menguap dan dapat mengalami penurunan massa saat dibiarkan terbuka.

Baca penjelasan volatile sample timbangan lab
M
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Magnetic Sample

Sampel bermuatan magnetik yang dapat memengaruhi pembacaan timbangan, terutama pada timbangan dengan sensor elektromagnetik.

Baca penjelasan magnetic sample timbangan lab
E
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Electrostatic Sample

Sampel atau wadah yang mudah menghasilkan listrik statis dan menyebabkan pembacaan timbangan fluktuatif.

Baca penjelasan electrostatic sample timbangan lab
W
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Weighing Paper

Kertas khusus untuk menimbang sampel padat agar tidak menempel langsung pada pan dan memudahkan pemindahan bahan.

Baca penjelasan weighing paper timbangan lab
W
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Weighing Boat

Wadah kecil sekali pakai untuk menimbang serbuk, granul, atau bahan kimia padat.

Baca penjelasan weighing boat timbangan lab
W
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Weighing Funnel

Aksesori berbentuk corong untuk menimbang dan memindahkan serbuk ke labu ukur atau wadah sempit.

Baca penjelasan weighing funnel timbangan lab
W
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Weighing Bottle

Botol kecil bertutup yang digunakan untuk menimbang sampel higroskopis, mudah menguap, atau bahan yang perlu dilindungi dari udara.

Baca penjelasan weighing bottle timbangan lab
D
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Desiccator

Wadah tertutup berisi desikan untuk menjaga sampel tetap kering sebelum atau sesudah penimbangan.

Baca penjelasan desiccator timbangan lab
D
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Desiccant

Bahan penyerap kelembapan seperti silica gel yang digunakan dalam desiccator atau kemasan bahan sensitif air.

Baca penjelasan desiccant timbangan lab
S
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Sample Container Weight

Bobot wadah sampel yang harus dikontrol, ditara, atau dicatat agar hasil penimbangan bersih dapat dihitung benar.

Baca penjelasan sample container weight timbangan lab
G
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Gross Weight

Bobot total sampel beserta wadah atau kemasannya.

Baca penjelasan gross weight timbangan lab
N
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Net Weight

Bobot bersih sampel setelah bobot wadah dikurangi.

Baca penjelasan net weight timbangan lab
W
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Weighing Unit

Satuan yang digunakan dalam penimbangan seperti gram, milligram, microgram, carat, ounce, atau unit khusus sesuai aplikasi.

Baca penjelasan weighing unit timbangan lab
G
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Gram

Satuan massa dasar yang paling umum digunakan dalam timbangan laboratorium.

Baca penjelasan gram timbangan lab
M
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Milligram

mg

Satuan massa setara 0,001 gram yang sering digunakan dalam penimbangan bahan kimia dan sampel kecil.

Baca penjelasan milligram timbangan lab
M
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Microgram

µg

Satuan massa setara satu per sejuta gram, digunakan pada microbalance dan aplikasi analisis sangat sensitif.

Baca penjelasan microgram timbangan lab
C
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Carat

Satuan massa yang sering digunakan untuk batu permata dan material kecil tertentu.

Baca penjelasan carat timbangan lab
R
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

RS-232 Balance Interface

Port komunikasi serial yang sering digunakan untuk mengirim data timbangan ke printer, komputer, atau software pencatatan.

Baca penjelasan rs-232 balance timbangan lab interface
U
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

USB Balance Interface

Koneksi timbangan ke komputer untuk transfer data, pencatatan otomatis, atau integrasi dengan software laboratorium.

Baca penjelasan usb balance timbangan lab interface
L
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

LAN / Ethernet Balance Interface

Koneksi jaringan untuk integrasi timbangan ke sistem data laboratorium, LIMS, atau komputer dalam jaringan internal.

Baca penjelasan lan / ethernet balance timbangan lab interface
G
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

GLP/GMP Data Output

Format output data yang mendukung pencatatan identitas alat, tanggal, waktu, hasil, dan informasi kalibrasi untuk kebutuhan dokumentasi mutu.

Baca penjelasan glp/gmp data output timbangan lab
B
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Balance Printer

Printer khusus untuk mencetak hasil penimbangan, nomor sampel, tanggal, waktu, dan informasi operator.

Baca penjelasan balance timbangan lab printer
D
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Data Logger Timbangan

Sistem pencatat data penimbangan secara otomatis untuk mengurangi kesalahan pencatatan manual dan meningkatkan traceability.

Baca penjelasan data logger timbangan
A
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Audit Trail Timbangan

Riwayat aktivitas yang merekam perubahan, kalibrasi, hasil, atau akses pengguna untuk mendukung integritas data.

Baca penjelasan audit trail timbangan
U
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

User Management Timbangan

Fitur pengaturan hak akses operator, supervisor, dan admin pada timbangan atau software penimbangan.

Baca penjelasan user management timbangan
B
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Barcode Sample Weighing

Integrasi barcode pada proses penimbangan untuk memastikan identitas sampel, batch, atau bahan tidak tertukar.

Baca penjelasan barcode sample weighing timbangan lab
L
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

LIMS Balance Integration

Integrasi timbangan dengan Laboratory Information Management System agar data massa masuk otomatis ke sistem laboratorium.

Baca penjelasan lims balance timbangan lab integration
B
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Balance Software

Software untuk membaca, menyimpan, mencetak, dan mengintegrasikan data timbangan ke Excel, LIMS, ERP, atau database internal.

Baca penjelasan balance timbangan lab software
R
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

RS-232 to Excel

Solusi pencatatan data timbangan dari port serial RS-232 langsung ke Excel untuk mengurangi input manual.

Baca penjelasan rs-232 to excel timbangan lab
#
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

21 CFR Part 11 Readiness

Kesiapan sistem data untuk mendukung kontrol akses, audit trail, tanda tangan elektronik, dan integritas data pada lingkungan teregulasi.

Baca penjelasan 21 cfr part 11 readiness timbangan lab
D
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Data Integrity

Prinsip memastikan data penimbangan lengkap, konsisten, akurat, tertelusur, dan tidak mudah dimanipulasi.

Baca penjelasan data integrity timbangan lab
A
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

ALCOA+ Principle

Prinsip integritas data yang menekankan data harus attributable, legible, contemporaneous, original, accurate, complete, consistent, enduring, dan available.

Baca penjelasan alcoa+ principle timbangan lab
M
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Mass Comparator

Instrumen presisi untuk membandingkan massa standar dan massa uji, digunakan pada laboratorium kalibrasi massa.

Baca penjelasan mass comparator timbangan lab
S
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Sensitivity Drift

Perubahan sensitivitas timbangan dari waktu ke waktu akibat faktor suhu, usia alat, atau kondisi lingkungan.

Baca penjelasan sensitivity drift timbangan lab
Z
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Zero Drift

Perubahan pembacaan nol secara perlahan saat timbangan tidak diberi beban.

Baca penjelasan zero drift timbangan lab
C
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Calibration Interval

Jadwal atau rentang waktu antar kalibrasi timbangan berdasarkan risiko penggunaan, frekuensi kerja, dan persyaratan mutu.

Baca penjelasan calibration interval timbangan lab
S
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Service Interval

Jadwal perawatan alat untuk menjaga timbangan tetap bersih, stabil, dan sesuai performa operasional.

Baca penjelasan service interval timbangan lab
C
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Cleaning Balance

Prosedur membersihkan timbangan, pan, draft shield, dan area sekitar untuk mencegah kontaminasi dan menjaga kestabilan pembacaan.

Baca penjelasan cleaning balance timbangan lab
B
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Balance SOP

Dokumen prosedur penggunaan timbangan yang mencakup persiapan alat, pengecekan, penimbangan, pencatatan, pembersihan, dan tindakan bila terjadi penyimpangan.

Baca penjelasan balance timbangan lab sop
B
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Balance Logbook

Catatan penggunaan, pengecekan, kalibrasi, perawatan, dan anomali timbangan yang digunakan untuk audit dan traceability.

Baca penjelasan balance timbangan lab logbook
W
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Weighing Error

Kesalahan hasil penimbangan yang dapat berasal dari alat, operator, lingkungan, sampel, atau metode.

Baca penjelasan weighing error timbangan lab
O
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Operator Handling Error

Kesalahan akibat cara operator meletakkan sampel, membaca display, tidak menunggu stabil, salah tara, atau salah mencatat data.

Baca penjelasan operator handling error timbangan lab
C
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Contamination During Weighing

Kontaminasi yang terjadi saat penimbangan akibat pan kotor, wadah tidak sesuai, serbuk tercecer, atau alat bantu yang tidak bersih.

Baca penjelasan contamination during weighing timbangan lab
C
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Carryover in Weighing

Sisa bahan dari penimbangan sebelumnya yang tertinggal di pan, spatula, atau wadah sehingga memengaruhi sampel berikutnya.

Baca penjelasan carryover in weighing timbangan lab
A
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

AC Airflow Interference

Gangguan dari aliran AC yang menyebabkan display timbangan analitik sulit stabil.

Baca penjelasan ac airflow interference timbangan lab
V
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Vibration from Production Area

Getaran dari mesin produksi, kompresor, atau aktivitas lantai yang dapat mengganggu timbangan presisi di laboratorium QC.

Baca penjelasan vibration from production area timbangan lab
W
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Weighing in Pharma QC

Aplikasi penimbangan pada laboratorium QC farmasi untuk standar, bahan baku, sampel antara, produk jadi, dan validasi metode.

Baca penjelasan weighing in pharma qc timbangan lab
W
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Weighing in Food Laboratory

Aplikasi penimbangan untuk sampel pangan, kadar air, formulasi, uji mutu, dan persiapan reagen.

Baca penjelasan weighing in food laboratory timbangan lab
W
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Weighing in Chemical Laboratory

Aplikasi penimbangan bahan kimia, standar primer, larutan stok, dan sampel reaksi dengan kebutuhan akurasi dan keselamatan tinggi.

Baca penjelasan weighing in chemical laboratory timbangan lab
W
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Weighing in Education Laboratory

Aplikasi timbangan untuk praktikum, demonstrasi pengukuran massa, dan pembelajaran dasar kimia/fisika.

Baca penjelasan weighing in education laboratory timbangan lab
W
Timbangan Lab Timbangan Lab & Metrologi

Weighing in Research Laboratory

Aplikasi timbangan untuk riset material, biologi, farmasi, dan analisis eksperimental yang membutuhkan data massa konsisten.

Baca penjelasan weighing in research laboratory timbangan lab
Vibra Indonesia

Butuh rekomendasi timbangan lab yang tepat?

Tim Vibra Indonesia dapat membantu memilih analytical balance, precision balance, aksesori kalibrasi, dan solusi pencatatan data sesuai kebutuhan laboratorium Anda.