Analyzer
Analyzer adalah perangkat otomatis di laboratorium klinik yang digunakan untuk melakukan pengukuran kuantitatif berbagai parameter dalam sampel biologis seperti darah, urin, atau serum.
Panduan istilah lab, metrologi, kalibrasi, dan penimbangan presisi untuk membantu pengguna memilih alat dan memahami proses kerja laboratorium.
30 istilah ditampilkan
Analyzer adalah perangkat otomatis di laboratorium klinik yang digunakan untuk melakukan pengukuran kuantitatif berbagai parameter dalam sampel biologis seperti darah, urin, atau serum.
Pengambilan Sampel Darah
Proses pengambilan darah yang benar menentukan akurasi hasil pemeriksaan laboratorium.
CBC adalah tes darah komprehensif yang mengukur jumlah dan jenis sel darah (eritrosit, leukosit, trombosit), kadar hemoglobin, serta hematokrit.
Sentrifus
Sentrifus digunakan untuk memisahkan komponen darah atau cairan biologis berdasarkan berat jenisnya melalui gaya putar.
Tes CO₂ mengukur kadar karbon dioksida dalam darah, digunakan untuk menilai keseimbangan asam-basa dan fungsi paru serta ginjal.
Rantai Dingin
Rantai dingin adalah sistem penyimpanan dan transportasi produk biologis pada suhu terkontrol agar tetap stabil.
Hitung Jenis Leukosit
Pemeriksaan ini menghitung persentase berbagai jenis sel darah putih (neutrofil, limfosit, eosinofil, monosit, basofil).
Tes Narkoba
Tes narkoba mendeteksi keberadaan zat psikoaktif seperti amfetamin, kokain, morfin, dan THC dalam urin atau darah.
Endotoksin adalah komponen dinding sel bakteri Gram-negatif yang dapat memicu respon imun dan demam.
Eosinofil adalah salah satu jenis sel darah putih yang berperan dalam respon alergi dan infeksi parasit.
Sel Darah Merah
Erythrocyte atau sel darah merah berfungsi membawa oksigen dari paru ke seluruh tubuh melalui hemoglobin.
ESR adalah tes yang mengukur kecepatan endapan sel darah merah dalam waktu satu jam.
Elemen Terbentuk Darah
Formed elements meliputi eritrosit, leukosit, dan trombosit, komponen padat dalam darah.
Analisa Gas Darah
Gas analyzer digunakan untuk mengukur kadar oksigen (O₂), karbon dioksida (CO₂), dan pH darah.
Hct
Hematokrit mengukur persentase volume sel darah merah dalam darah total.
Hematologi
Hematologi adalah cabang ilmu kedokteran yang mempelajari darah, jaringan pembentuk darah, serta kelainannya.
Hematopoiesis adalah proses pembentukan sel darah di sumsum tulang.
Hemolisis adalah pecahnya sel darah merah yang melepaskan hemoglobin ke plasma.
Hemostasis adalah proses penghentian perdarahan yang melibatkan pembekuan darah dan vasokonstriksi.
Tes HIV
Tes HIV mendeteksi antibodi atau antigen terhadap virus HIV di dalam darah.
Dislipidemia
Hyperlipidemia adalah kondisi peningkatan kadar lemak dalam darah, termasuk kolesterol dan trigliserida.
Iskemia
Iskemia adalah kondisi ketika suplai darah ke jaringan tubuh berkurang, menyebabkan kekurangan oksigen dan nutrisi.
Larutan Isotonik
Larutan dengan tekanan osmotik sama seperti cairan tubuh, sering digunakan dalam pengambilan sampel darah dan reagen kimia.
Vena Jugularis
Vena jugularis adalah pembuluh darah besar di leher yang mengalirkan darah dari kepala ke jantung.
Hb Concentration
Mengukur kadar hemoglobin dalam darah untuk menilai anemia, dehidrasi, atau polisitemia.
Culture
Kultur adalah metode menumbuhkan mikroorganisme pada media khusus untuk mengidentifikasi jenis infeksi.
Komponen darah yang membawa oksigen melalui hemoglobin.
Sampel
Bahan biologis atau kimia yang dikumpulkan untuk dianalisis di laboratorium, seperti darah, serum, plasma, urin, swab, jaringan, atau kultur sel.
Bagian cair dari darah yang dipisahkan setelah koagulasi dan tidak mengandung faktor pembekuan.
Sel imun yang berperan melawan infeksi.
Coba gunakan kata lain seperti “kalibrasi”, “sensor”, “readability”, atau “precision balance”.
Tim Vibra Indonesia dapat membantu memilih analytical balance, precision balance, aksesori kalibrasi, dan solusi pencatatan data sesuai kebutuhan laboratorium Anda.